Buang Sampah pada Tempat yang Tepat!

Siapa yang pernah berkunjung ke TPA (Tempat Pembuangan Akhir) di daerah nya masing - masing ? kalau belum pernah, yuk coba kunjungi untuk sekedar melihat dan meresapi hikmahnya. Waktu itu masih terlalu muda, bersama rekan-rekan yang luar biasa, tidak ada yang bisa kami lakukan, namun pemandangan saat itu menjadi pengalaman paling berharga dalam hidup, kesadaran yang mungkin tidak akan pernah didapatkan jika tidak berkunjung kesana. Terima kasih rekan-rekan yang sekarang jauh, semoga doa yang dipanjatkan selalu mendekatkan kita, cerita dulu memang indah sekaligus menyayat hati bagi penulis, beribu kata maaf, terima kasih dan tangisan semoga tersampaikan.
Gunungan sampah tersaji di mata, barangkali kita salah satu pelakunya, sampah yang selama ini kita buang mungkin akan berakhir disana, sementara yang lain berakhir ditempat yang mungkin tidak kalah buruknya. Maka organisasi peduli sampah yang satu persatu muncul seolah menjadi harapan besar untuk mengelola sampah dengan baik, memang bukan satu-satunya faktor, tapi menjadi suatu hal yang sangat baik dalam mewujudkan cita-cita hidup sampah. Penulis akan memaparkan beberapa organisasi peduli sampah yang sangat bermanfaat bagi masyarakat dan layak untuk mendapat sorotan, serta harapannya masyarakat mau secara sukarela bekerjasama dan berkontribusi.

1. Kamibox

Kamibox adalah platform pengelolaan sampah daur ulang yang menerima berbagai jenis sampah seperti kardus, kertas, plastik, botol kaca, dan minyak jelantah untuk ditukar menjadi nilai ekonomis bagi masyarakat. Mereka menyediakan layanan pick-up (penjemputan) di area Jakarta dan Tangerang Raya serta drop-off atau pengantaran langsung ke gudang mereka yang berlokasi di Puri Kembangan (Jakarta Barat) dan Gudang Cisauk (Tangerang). Kamibox berperan penting dalam meningkatkan kesadaran pengelolaan sampah yang bertanggung jawab sekaligus memberi peluang ekonomi dari sampah yang sebelumnya tak bernilai. Akun Instagram: @kamibox.id

2. Sejauhmatamemandang

SejauhMataMemandang adalah brand lokal yang dikenal dengan fashion yang beretika dan sadar lingkungan. Meski inti usahanya di bidang produk kreatif, brand ini aktif berkolaborasi dengan organisasi pengelola sampah seperti Ecotouch untuk mendukung edukasi dan praktik zero-waste di komunitasnya. Kontribusi Sejauh tidak hanya berupa produk, tetapi juga menginspirasi pelanggan untuk memilah sampah dan lebih peduli terhadap dampak lingkungan dari gaya hidup sehari-hari. Akun Instagram: @sejauh_mata_memandang

3. Noovoleum

Noovoleum adalah inisiatif yang fokus pada pengelolaan limbah jelantah (used cooking oil) dan sampah plastik dengan pendekatan inovatif, termasuk mengubahnya menjadi energi bersih atau produk bernilai. Platform ini mendorong masyarakat untuk menyetorkan limbah jelantah mereka dan ikut serta dalam program yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga memberi nilai ekonomis bagi partisipan. Akun Instagram: @noovoleumid

4. Rekosistem

Rekosistem merupakan perusahaan teknologi pengelolaan sampah yang menyediakan solusi pengumpulan dan pengolahan sampah secara terintegrasi di berbagai kota di Indonesia melalui aplikasi digital. Masyarakat dapat mengetahui titik layanan, menyetor sampah, atau menggunakan sistem penjemputan yang tersedia di berbagai lokasi. Rekosistem juga aktif berkolaborasi dengan berbagai pihak untuk memperluas jangkauan waste station dan edukasi pengelolaan sampah. Akun Instagram: @rekosistem

5. Magobox

Magobox adalah inovasi teknologi yang mengubah sisa makanan organik menjadi pupuk dan pakan hewan bernutrisi tinggi melalui metode biokonversi menggunakan Black Soldier Fly. Platform ini cocok untuk rumah tangga maupun komunitas yang ingin mengelola sampah organik secara mandiri, sekaligus mendukung ekonomi sirkular di lingkungan mereka. Magobox berlokasi di Depok (Jawa Barat) dan menyebarkan edukasi praktis serta teknologi zero-waste ke masyarakat yang ingin memulai pengelolaan sampah organik di rumah. Akun Instagram: @magobox.id

6. BerkahBareng.id

BerkahBareng.id adalah inisiatif sosial yang menerima donasi barang layak pakai yang tidak terpakai di rumah untuk kemudian dijual kembali atau disalurkan kepada yang membutuhkan. Meskipun fokus utamanya bukan sampah daur ulang, platform ini berperan dalam reduksi sampah konsumsi dengan memberi barang lama “kehidupan kedua”, mengurangi limbah dan meningkatkan manfaat sosialnya. Ini memberi kesempatan masyarakat untuk menyumbang barang yang berguna secara sukarela. Akun Instagram: @BerkahBareng.id

7. MallSampah.com

MallSampah.com adalah recycling network berteknologi digital yang memfasilitasi masyarakat, kolektor lokal, dan pemulung untuk berjejaring dalam sistem daur ulang di seluruh Indonesia. Melalui aplikasi mereka, pengguna bisa menjual sampah daur ulang dengan sistem pick-up oleh kolektor terdekat atau drop-off di pusat sortasi yang tersebar luas. MallSampah.com juga menyediakan konversi sampah menjadi mata uang digital yang bisa ditukar dengan berbagai produk atau layanan, sehingga ikut mendorong perilaku ramah lingkungan secara ekonomi. Website : mallsampah.com

Blog ini hanya menyampaikan beberapa platform yang cukup populer, saya sangat yakin jumlah platform peduli sampah ini masih banyak dan belum terjangkau secara menyeluruh. Barangkali kita perlu sebuah website yang mampu mengintegrasikan informasi platform/komunitas peduli sampah di Indonesia, agar masyarakat bisa dengan mudah mengakses informasi lokasi tempat membuang sampah dengan tepat, bisa mendeteksi daerah mana saja yang belum ada, kendalanya apa, komunitas apa yang bisa membantu, apakah memungkinkan untuk dikelola di daerah tersebut, dan sebagainya. 

Sebenarnya ada beberapa web yang sudah berupaya dengan tujuan yang sama, namun tampaknya kurang berfungsi dengan baik, barangkali teman-teman ada info lengkap terkait hal ini? atau tertarik membuatnya?

Penulis telah mencoba membuang sampah ke beberapa organisasi yang disebutkan sebelumnya, tapi masih saja kebanyakan sampah sehari-hari berakhir di tempat pembuangan sampah yang tercampur dan akhirnya menumpuk di TPA, ditambah lagi di daerah yang bukan kota besar masih sulit untuk menjangkau organisasi-organisasi tersebut. 

Terima kasih telah membaca, semoga bermanfaat, kalau ada saran kritik dan nasihat boleh sampaikan melalu komentar atau email penulis di laman "About". see ya..

0 comments:

Post a Comment